Pertemuan dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda

TERNATE  – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyatakan komitmennya membuka ruang lebih luas bagi para musisi lokal untuk unjuk karya hingga menembus panggung nasional. Lewat program kolaboratif bertajuk Timur On Sound, para talenta musik dari Maluku Utara akan difasilitasi untuk masuk ke industri musik profesional berbasis digital.

Program ini digagas bersama platform distribusi musik digital SoundOn, yang dikenal sebagai salah satu mitra Spotify dalam mendistribusikan karya musisi independen. Inisiatif awal datang dari Abdul Haris Muhidin alias Ai, musisi asal Maluku Utara yang sempat viral lewat lagu “Keluarga Spotify”.

“Awalnya kami hanya ingin membuat forum diskusi edukatif tentang distribusi musik digital bersama SoundOn dan para musisi lokal. Tapi setelah menghubungi Ibu Gubernur, beliau sangat antusias, bahkan memberikan dorongan kuat agar program ini berkembang menjadi Timur On Sound,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).

Menurut Ai, Gubernur Sherly menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi berkelanjutan bagi anak-anak muda Maluku Utara, khususnya di bidang musik. Ia bahkan memfasilitasi pertemuan langsung antara tim penggagas program dan pihak SoundOn, yang dijadwalkan akan tiba di Ternate pada 25 atau 26 Agustus 2025 mendatang.

Timur On Sound akan dikemas dalam bentuk ajang pencarian bakat yang berfokus pada karya musik orisinal. Setiap peserta diwajibkan membawakan lagu ciptaan sendiri, dan akan melalui proses seleksi ketat. Tiga musisi terbaik akan mendapatkan fasilitas produksi profesional, antara lain: rekaman studio, pembuatan video klip, distribusi single di platform digital, paket promosi, hingga masuk dalam playlist kurasi Spotify.

Tak hanya itu, satu talenta terbaik akan memperoleh hadiah tambahan berupa tur musik ke Jakarta dan Bandung, serta kesempatan tampil di panggung festival musik nasional.(nox)