
TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Maluku Utara.
Fokus ini menjadi bagian dari visi-misi pembangunan SDM yang kompeten, adaptif, digital, dan berintegritas, guna mendukung transformasi pemerintahan serta pelayanan publik yang lebih efektif.
Menindaklanjuti arahan gubernur, Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), di rumah jabatan gubernur.
Rapat tersebut membahas penyusunan program dan kegiatan strategis peningkatan kapasitas ASN, yang dimulai dengan proses pemetaan digital. Menurut Samsuddin, pemetaan dilakukan langsung oleh masing-masing ASN melalui sistem digital, sehingga dapat diketahui rekam jejak pelatihan individu secara akurat.
“Dari hasil pemetaan ini, kita bisa menentukan pelatihan apa saja yang harus dilakukan ke depan,” ujar Samsuddin, Senin, (4/8/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 akan difokuskan pada tiga jenis pelatihan prioritas, yang selaras dengan rencana strategis pengembangan SDM provinsi. BPSDM bertugas menyusun peta pelatihan berbasis data tersebut.
“Perhatian Ibu Gubernur sangat besar terhadap pengembangan SDM, karena itu rapat ini menjadi langkah awal untuk menindaklanjutinya,” tegasnya.
Rapat dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD terkait, antara lain Kepala BPSDM, Sekretaris Bappeda, Sekretaris BKD, serta Kepala Biro Organisasi, Biro Hukum, dan Biro Administrasi Pimpinan.(ys)

Tinggalkan Balasan