
TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan pemerintahannya.
Evaluasi ini, kata dia, bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pemerintahan ini bukan warisan. Jabatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Loyalitas adalah syarat utama, sementara syarat teknis sudah diatur melalui asesmen,” ujar Muhammad Sinen saat ditemui usai upacara peringatan HUT RI ke-80, Minggu (17/8/20256.
Ia menjelaskan, pengisian jabatan eselon III dan IV dapat dilakukan lebih cepat karena tidak memerlukan izin tambahan. Adapun pejabat eselon II tetap melalui proses asesmen yang hasilnya ditargetkan bisa dipublikasikan pada Desember 2025.
Saat ini terdapat dua posisi penting yang masih kosong, yakni Kepala Bagian Keuangan dan Kepala Perpustakaan. Sinen menegaskan, pengisian jabatan tersebut segera dilakukan agar pelayanan publik tidak terganggu.
“Kebetulan pada 2026 banyak pejabat yang akan berakhir masa jabatannya. Yang jelas, kriteria pertama adalah loyalitas. Loyalitas itu penting, dan yang lainnya mengikuti hasil asesmen,” katanya.
Menurut Sinen, loyalitas menjadi kata kunci dalam evaluasi kali ini. Bagi dia, pejabat yang setia pada visi-misi kepala daerah akan lebih mudah menggerakkan birokrasi agar bekerja cepat, tanggap, dan konsisten.
Sementara asesmen tetap dipakai untuk memastikan aspek kompetensi teknis dan manajerial berjalan objektif.
Dengan langkah evaluasi ini, Wali Kota berharap lahir jajaran pejabat baru yang mampu memperkuat mesin birokrasi Tidore.
“Kita ingin pelayanan yang lebih baik, pemerintahan yang lebih sigap, serta pejabat yang siap bekerja keras bersama-sama,” ujar Sinen.(tg)

Tinggalkan Balasan