Aksi Bersih Pantai

TIDORE – Merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia, komunitas selam KBC Tidore bersama Nukila Dive Center menggelar aksi bersih pesisir dan bawah laut bertajuk “Bersih Lautku, Merdeka Negeriku” di kawasan Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan.

Sebanyak 15 penyelam dan relawan ikut serta. Dalam beberapa jam, mereka mengangkat tujuh karung plastik besar berisi sampah dari pesisir dan empat karung bawang penuh dari dasar laut. Sampah yang ditemukan beragam: botol plastik, bungkus minuman sachet, plastik makanan, hingga kerangka pendingin ruangan (AC) dan pakaian bekas.

“Aksi ini bukan sekadar seremoni kemerdekaan. Momentum 17 Agustus harus jadi pengingat bahwa menjaga laut sama dengan menjaga masa depan. Laut bukan tempat sampah,” ujar Mito.

Bagi para penyelam, laut adalah ruang hidup sekaligus sumber penghidupan masyarakat Tidore. Mereka berharap ekosistem bawah laut tetap lestari agar potensi wisata bahari Maluku Utara bisa berkembang tanpa mengorbankan alam.

Lebih jauh, mereka menekankan pentingnya kesadaran kolektif: membuang sampah pada tempatnya, baik di darat maupun di laut. Tanpa keterlibatan pemerintah dan masyarakat luas, aksi seperti ini hanya akan berhenti pada satu momentum.

“Kami ingin ia tumbuh jadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi masa depan laut dan generasi mendatang,” kata Mitho.(tg)