
TALIABU – Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus, menyoroti rendahnya capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di wilayahnya dibandingkan Kabupaten lain di Maluku Utara.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Forum Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di Aula Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, Kamis, (21/8/2025)
“Seluruh program OPD harus berorientasi pada pemenuhan SPM dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Saat ini capaian SPM Taliabu masih sangat rendah,” kata Sashabila.
Ia menegaskan, pelayanan dasar harus menjadi indikator utama dalam perumusan RPJMD,” Setiap program OPD harus jelas kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pelayanan dasar,” ujarnya.
Selain persoalan SPM, Sashabila menyinggung tekanan fiskal daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Namun, menurutnya, kondisi itu tidak boleh menjadi alasan berhenti berinovasi.
“Kita dituntut lebih cerdas dan kreatif. Semua OPD harus aktif menggali dan mengusulkan inovasi untuk meningkatkan PAD,” ucapnya.
Forum strategis ini dihadiri DPRD Taliabu, partai politik, tokoh masyarakat dan agama, serta organisasi kepemudaan. Keterlibatan multisektor diharapkan melahirkan RPJMD yang komprehensif dan aspiratif.
Lewat forum ini, Pemerintah Kabupaten Taliabu menegaskan komitmennya mengejar ketertinggalan sekaligus membangun kemandirian fiskal daerah dalam lima tahun ke depan. (jat)

Tinggalkan Balasan